Strategi Pengelolaan Keuangan Pribadi Mahasiswa sebagai Upaya Pencegahan Terjerat Utang pada Aplikasi Pinjaman Online
Main Article Content
Abstract
Fenomena pinjaman online yang semakin marak di kalangan mahasiswa menjadi perhatian serius, terutama karena dampaknya terhadap stabilitas keuangan dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa dalam mencegah keterjeratan pada layanan pinjaman digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Aceh Tamiang. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung memiliki strategi hidup hemat, memprioritaskan kebutuhan pokok, dan menghindari pengeluaran konsumtif karena keterbatasan fasilitas hiburan di wilayah tersebut. Sebagian besar mahasiswa juga menolak pinjaman online karena mengetahui risiko bunga tinggi dan penagihan agresif, yang sebagian besar mereka ketahui dari pengalaman orang terdekat. Selain itu, beberapa mahasiswa menjalani pekerjaan paruh waktu sebagai bentuk kemandirian finansial. Strategi-strategi ini menunjukkan bahwa lingkungan, pengalaman sosial, dan kesadaran finansial turut berkontribusi dalam membentuk pola manajemen keuangan yang adaptif.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ni'mah, R., & Syakuri, M. R. I. (2021). Pembayaran Pokok Pinjaman Pada Pinjaman Online Ilegal Dalam Tinjauan Hukum Islam. Ijtihad, 37(2), 25-34. https://journals.fasya.uinib.org/index.php/ijtihad/article/view/106
Hidayah, A. (2022). Membongkar Sisi Gelap Fintech Peer-To-Peer Lending (Pinjaman Online) Pada Mahasiswa Di Yogyakarta. Journal of Humanity Studies, 1(1), 1-17. http://dx.doi.org/10.22202/jhs.2022.v1i1.6189
Setiawan, F. H., Radjamin, I. P., & Ariani, M. (2024). Pinjaman Online: Perilaku Konsumtif Mahasiswa Surabaya Dalam Rangka Menunjang Status Sosial. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 5(1), 413-425. https://doi.org/10.37385/msej.v5i1.4067
Hidayat, R., Afrioza, S., Adnandi, M. A., Supriyanto, B. E., & Sunata, H. (2024). Dampak Pinjaman Online Pada Mahasiswa UYM. JEDBUS (Journal of Economic and Digital Business), 1(1), 1-6. https://jurnal.uym.ac.id/index.php/JEDBUS/article/view/335
Yulasmana, Y., Suryaningsih, S., & Asri, Y. N. (2025). Edukasi Bahaya Pinjaman Online bagi Mahasiswa: Strategi Pencegahan dan Solusi Alternatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 5(2). https://doi.org/10.59818/jpm.v5i2.1518
Rosadi, R. (2025). Online Loans: A Solution or a Problem? Perspectives on Education and Society. International Journal of Public Administration and Policy, 1(1), 31-38. https://doi.org/10.58290/ijpap.v1i1.15
Nugroho, B. S. Why Do They Take Online Loans?(Study On Higher Students In East Java, Indonesia). Journal of Applied Economics in Developing Countries, 9(1), 10-17. https://doi.org/10.20961/jaedc.v9i1.84511
Cornaggia, K., & Xia, H. (2024). Who mismanages student loans, and why?. The Review of Financial Studies, 37(1), 161-200. https://doi.org/10.1093/rfs/hhad058
Yannelis, C., & Tracey, G. (2022). Student loans and borrower outcomes. Annual Review of Financial Economics, 14(1), 167-186. https://doi.org/10.1146/annurev-financial-111720-092601
Harris, D., Vigurs, K., & Jones, S. (2021). Student loans as symbolic violence. Journal of Higher Education Policy and Management, 43(2), 132-146. https://doi.org/10.1080/1360080X.2020.1771507