Dekolonisasi Teori Konseling Keluarga: Menggali Landasan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologi dalam Budaya Nusantara
Main Article Content
Abstract
Dominasi paradigma Euro-Amerika-sentris dalam praksis bimbingan dan konseling di Indonesia memicu terjadinya kesenjangan epistemologis, terutama ketika diterapkan pada masyarakat yang bersifat kolektif-religius. Artikel ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan gerakan dekolonisasi teori konseling keluarga melalui penggalian landasan filosofis (ontologi, epistemologi, dan aksiologi) dalam budaya Nusantara, dengan fokus spesifik pada tradisi Mangupa Dalihan Na Tolu suku Batak Mandailing. Menggunakan metode etnografi kualitatif berbentuk studi kasus di Desa Gunungtua Julu, Mandailing Natal, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam bersama pemuka adat (Raja Panusunan Bulung), dan studi dokumentasi. Analisis data menerapkan model domain, taksonomi, dan komponen Spradley. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Secara ontologis, manusia dipandang sebagai makhluk multidimensional (homo spiritualis dan homo socius) yang keseimbangan jiwanya (tondi) terikat pada harmoni komunal; 2) Secara epistemologi, kebenaran terapeutik diraih melalui dialektika teks normatif adat dan sastra lisan (Hata Pangupa); 3) Secara aksiologi, proses pengentasan masalah berorientasi pada pencapaian well-being keluarga yang berlandaskan asas holong (kasih sayang) dan domu (kebersamaan). Kajian ini merekonstruksi kerangka kerja etnokonseling perkawinan sebagai alternatif model intervensi yang sensitif budaya.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Alwasilah, C. (2009). Etnopedagogi. PT. Kiblat Buku Utama.
Arifin, M. (2018). Mangupa Ditinjau Dari Perspektif Hukum Islam. Jurnal El-Qonuny, 4, 47–60. https://doi.org/10.24952/el-qonuniy.v4i1.1826
Ayu Fitri, et al. (2023). Sistem Kekerabatan Dalihan Na Tolu pada Etnis Batak Mandailing. Jurnal Kebudayaan Sumatra, 11(2), 145-158.
Casmini. (2019). Menggagas Konseling Berwawasan Budaya Dalam Perspektif Budaya Indonesia. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 9(1), 1–15. https://doi.org/10.14421/hisbah.2012.091-01
Ghoffar, H. (2024). Kerangka Kerja Etnokonseling Perkawinan Berbasis Tradisi Mangupa Batak Mandailing (Disertasi Doktor). Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Halid, W. (2016). Bimbingan Konseling Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Lombok Barat.
Harahap, B. (1998). Sejarah dan Asal-Usul Masyarakat Mandailing. Jakarta: Kompas Gramedia.
Hariko, R. (2016). Landasan Aksiologis Bimbingan dan Konseling di Indonesia. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(3), 201-215. https://doi.org/10.29210/116000
Handayani, D. L. (2024). Makna Simbolik Tradisi Mangupa-Upa Masyarakat Mandailing Desa Sukaramai Kec. Tapung Hulu Kab. Kampar. http://repository.uin-suska.ac.id/78665/1/SKRIPSI FULL.pdf
Imron, A., Perdana, Y., Rahfan, R., & Siregar, A. (2021). Eksistensi Tradisi Mangupa Batak Mandailing di Kelurahan Yukum Jaya Lampung Tengah. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 18–29. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15466
Kartadinata, S. (2020). Tantangan Masa Depan Keilmuan BK Komprehensif dan Teori Kontekstual-Kultural. Bandung: UPI Press.
Lubis, et al. (2022). Konsep Holong dohot Domu sebagai Pedoman Hidup Masyarakat Mandailing. Jurnal Filsafat Lokal, 6(3), 76-88.
Nuralamsyah Nasution, I. C. dan T. P. (2021). Nilai-nilai Karakter, Tradisi Lisan, Upacara Adat. Seminar Internasional Riksa Bahasa.
Sibarani, R. (2020). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Medan: Asosiasi Tradisi Lisan (ATL).
Siregar, S. Y. (2024). Mangupa-upa Sebagai Sarana Untuk Memberikan Ungkapan Doa, Syukur, dan Harapan dalam Tradisi Masyarakat Batak Angkola di Kec . Padang Bolak, Kab. Padang Lawas Utara. BERSATU: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(2). https://doi.org/10.51903/bersatu.v2i2.618
Syafaruddin, Siahaan, S., et al. (2019). Dasar-Dasar Landasan Bimbingan dan Konseling. Medan: Perdana Publishing.
Tilaar, H. A. R. (2012). Kaleidoskop Pendidikan Nasional: Orientasi Pedagogis Multikulturalisme. Jakarta: Rinneka Cipta.