Analisis Akhlak Digital Siswa SMP dalam Buku Teks PAI: Pencegahan Ghibah, Fitnah dan Ujaran Kebencian

Main Article Content

Nadiva Gita Syamsiyah
Hindun Maulidana
Devy Habibi Muhammad

Abstract

Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya intensitas interaksi remaja di ruang digital yang memunculkan risiko etika komunikasi, terutama praktik menggunjing daring, penyebaran informasi tidak terverifikasi (hoax), serta ekspresi merendahkan yang berpotensi memecah relasi sosial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi nilai dan larangan terkait ketiga isu tersebut di dalam buku teks, menelaah bentuk penyajian materi (narasi, dalil, aktivitas belajar, dan evaluasi), serta menilai keselarasan muatan buku dengan kerangka akhlak digital yang mengontekstualisasikan nilai-nilai akhlak Islam ke ruang digital. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan content analysis terhadap dokumen buku teks PAI SMP, diperkuat dengan telaah jurnal-jurnal Indonesia lima tahun terakhir yang relevan dengan literasi digital, etika komunikasi Islam, serta pendidikan akhlak generasi digital native. Hasil kajian menunjukkan bahwa buku teks telah memuat fondasi kuat untuk pencegahan ghibah melalui definisi, penguatan dalil, dan pesan afektif tentang menjaga kehormatan orang lain; pencegahan fitnah ditopang oleh pembelajaran tabayyun yang operasional melalui praktik verifikasi sumber, isi, dan konteks informasi; sementara pencegahan ujaran kebencian muncul secara implisit melalui larangan mencela, mengejek, dan berprasangka, tetapi masih memerlukan penguatan yang lebih eksplisit berupa contoh kontekstual dan strategi respons etis ketika siswa menjadi bystander. Temuan ini menegaskan bahwa buku teks PAI berpotensi efektif membentuk akhlak digital bila diimplementasikan melalui pembiasaan kelas dan penguatan strategi pembelajaran yang kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Ahmad, R., & Sumiyati. (2021). Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII.

Al Azhar, J., Seri, I., Sosial, I., Fikri, A., Ihsani, A., & Febriyanti, N. (2021). Etika Komunikasi Sebagai Kontrol Kesalehan Virtual dalam Perilaku Bermedia Masyarakat di Era Digital.

Amelia, U., & Nasrulloh. (2024). Konsep Etika Komunikasi Bermedia Sosial Bagi Generasi Milenial Perspektif Al-Qur’an. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(2), 163–174. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v3i2.199

Andriani, A. D., Fitri, S. A., & Muchtar, K. (2024). Model Komunikasi Literasi Digital dalam Mengatasi Ujaran Kebencian Di Media Sosial. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 439–464. https://doi.org/10.14710/interaksi.13.2.439-464

Aulia Ash-Shidiq, M., & Pratama, A. R. (2021). Ujaran Kebencian Di Kalangan Pengguna Media Sosial Di Indonesia: Agama Dan Pandangan Politik.

Farichah, E., & Nasaruddin. (2024). Pendidikan Islam Dalam Menjawab Problem Etika Bermedia Sosial, Cyber Bullying, Hoaks, Dan Konten Negatif. https://doi.org/10.51700/almutaliyah

Hadi, A., Pitriani, L., & Nugraha, R. (2025). Pendidikan Akhlak Generasi Digital Native: Kajian Indikator, Tantangan, Dan Solusi Pembelajaran.

Harahap, N. (2014). Penelitian Kepustakaan.

Lisyawati, E., Mohsen, Hidayati, U., & Abdurrahman Taufik, O. (2023). Literasi Digital Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Ma Nurul Qur’an Bogor. http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Luwihta, A. D. (2018). Analisis Nilai-Nilai Multikultural dalam Buku Teks Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas VII SMP.

Maha, L. (2023). Ghibah Virtual Dalam Media Sosial Menurut Imam Al-Qurtubi Dalam Tafsir Al-Jami’li Ahkam Al-Qur’an. In Jurnal Kewahyuan Islam (Vol. 307, Issue 1).

Meidiaputri, R. D., & Mukhlis, I. (2023). Etika Komunikasi dalam Menggunakan Media Sosial (Suatu Kajian Literatur). In Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan (Vol. 1, Issue 2). ONLINE. https://journals.ldpb.org/index.php/cognoscere

Mutmakin, Rif’an, A., & Said, A. (2025). Peran Ptki Dalam Membangun Akhlak Digital Pada Generasi Media Sosial: Studi Literatur Dan Analisis Konseptual. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol19.iss1.art7

Parhan, M., Jenuri, J., & Islamy, M. R. F. (2021). Media Sosial dan Fenomena Hoax: Tinjauan Islam dalam Etika Bekomunikas. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 59–80. https://doi.org/10.15575/cjik.v5i1.12887

Rasiani, A., Sari, H. P., Wilis, E., & Setiawarni, U. (2025). Pendidikan Islam di Era Post-Truth: Tantangan Dan Strategi Literasi Media Bagi Generasi Muda. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan

Sari, M. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA.

Setianingsih, N. T., & Nugroho, A. (2021). Bias Gender dalam Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Banyumas. In Jurnal Studi Islam. Vol. 1, Issue 2.

Sumarno, S. (2020). Analisis Isi dalam Penelitian Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Edukasi Lingua Sastra, 18(2), 36–55. https://doi.org/10.47637/elsa.v18i2.299

Syafikah, N., & Sumadi, E. (2025). Penguatan Etika Digital Melalui Pembelajaran: Studi Pada Materi Adab Bersosial Media di MTs Roudlotusysyubban. DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 24–39. https://doi.org/10.58577/dimar.v7i1.426

Zaimina, Ach. B. (2024). Literasi Digital Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Di Era Society 5.0: Analisis Pustaka Tematik. Al-Adabiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 199–208. https://doi.org/10.35719/adabiyah.v5i2.1093