PERAN G20 DALAM MENINGKATKAN KONTRIBUSI UMKM PEREMPUAN SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI BERKELANJUTAN
Main Article Content
Abstract
Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan di Indonesia menjadi aspek penting dalam perekonomian nasional, mengingat kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia yang mencapai 61,07%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran G20 (Group of Twenty) dalam mendukung pemberdayaan UMKM perempuan melalui berbagai inisiatif global seperti G20 Empower. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur, yang mengandalkan sumber-sumber tertulis yang relevan untuk mengkaji dampak kebijakan internasional terhadap UMKM perempuan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa G20, melalui kebijakan inklusif dan pendanaan, memberi kontribusi positif terhadap peningkatan akses pembiayaan dan pengembangan UMKM perempuan. Selain itu, digitalisasi menjadi salah satu faktor kunci dalam memperkuat daya saing UMKM perempuan di pasar global. Namun, kesenjangan akses internet di daerah terpencil dan tantangan birokrasi dalam mengakses layanan pembiayaan tetap menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyarankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan mendukung pertumbuhan UMKM perempuan secara berkelanjutan.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arliman, L. (2017). Perlindungan hukum UMKM dari eksploitasi ekonomi dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 6(3), 387–402. https://rechtsvinding.bphn.go.id/artikel/05%20Laurensius%20Arliman.pdf
Astuti, W. R. D., & Fathun, L. M. (2020). Diplomasi Ekonomi Indonesia di dalam Rezim Ekonomi G20 pada Masa Pemerintahan Joko Widodo. Intermestic: Journal of International Studies, 5(1), 47–68. https://doi.org/10.24198/intermestic.v5n1.4
Beck, T., & Demirguc-Kunt, A. (2006). Small and medium-size enterprises: Access to finance as a growth constraint. Journal of Banking & Finance, 30(11), 2931–2943. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2006.05.009
Brillianty, R. J. (2023). Analisis Perbandingan Politik, Ekonomi, Teknologi, Pertahanan Dan Keamanan Dan Sistem Pemerintahan 2 Negara Indonesia Dan Singapura. Irpia: Jurnal Ilmiah Riset Dan Pengembangan, 1–15. https://doi.org/10.71040/irpia.v8i5.200
Hilbert, M. (2011). Digital gender divide or technologically empowered women in developing countries? A typical case of lies, damned lies, and statistics. Women’s Studies International Forum, 34(6), 479–489. Elsevier. Retrieved from https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0277539511001099
Kabeer, N. (1999). Resources, Agency, Achievements: Reflections on the Measurement of Women’s Empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464. https://doi.org/10.1111/1467-7660.00125
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. American Economic Journal: Journal of Economic Literature,52(1),5–44. https://www.aeaweb.org/articles?id=10.1257/jel.52.1.5
Nadirah, S. P., Pramana, A. D. R., & Zari, N. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Mix Method (mengelola Penelitian Dengan Mendeley Dan Nvivo). CV. Azka Pustaka.
Ningsih, M., Nursini, N., & Sabir, S. (2023). Pengaruh Upah Minimum, Inflasi dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Pulau Sulawesi. Economics and Digital Business Review, 4(2), 362–372. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.696
Purwanza, S. W. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi. Cv. Media Sains Indonesia.
Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2657
Suprayitno, D., Ahmad, A., Tartila, T., & Aladdin, Y. A. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori Komprehensif Dan Referensi Wajib Bagi Peneliti. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.