Penggunaan Model Pembelajaran Deep learning  dalam Meningkatkan  Minat Belajar  Pendidikan Agama Islam Peserta Didik

Main Article Content

Aisyah Ma’awiyah

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP masih didominasi pendekatan tekstual-normatif yang menekankan hafalan ketentuan agama tanpa memberi ruang bagi peserta didik memahami makna substantifnya, sehingga berdampak pada rendahnya minat belajar dan munculnya kesenjangan antara pengetahuan keagamaan dengan kemampuan menerapkannya secara kontekstual. Kondisi ini semakin mendesak seiring terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 yang menetapkan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai pendekatan nasional mulai tahun ajaran 2025/2026, dengan tiga pilar utama: mindful, meaningful, dan joyful learning. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi model pembelajaran PAI berbasis deep learning yang kokoh secara konseptual untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Menggunakan metode studi pustaka dengan analisis isi kualitatif, analisis tematik, dan sintesis interpretatif, data dihimpun dari buku ilmiah, artikel jurnal terindeks terbitan 2018–2025, serta dokumen kebijakan resmi, yang dipilih secara purposif dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan jejak audit. Hasil penelitian mengidentifikasi empat komponen model. Pertama, karakteristik konseptual yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara holistik. Kedua, kerangka teoretis yang mensintesiskan konstruktivisme sosial, teori belajar bermakna, dan Understanding by Design, menghasilkan lima tahap instruksional: aktivasi pengetahuan awal, eksplorasi sumber, analisis kritis, aplikasi kontekstual, serta refleksi dan internalisasi. Ketiga, strategi fasilitasi berupa dialog Socrates, pembelajaran berbasis kasus, halaqah kolaboratif, dan pemetaan konsep yang diintegrasikan dengan refleksi spiritual. Keempat, implikasi teoretis berupa peningkatan minat belajar pada domain kognitif, afektif, dan metakognitif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. New York: Longman.

Azmi, U., Rosadi, K. I., & Zebua, A. M. (2022). The urgency of ihsan and thinking systemic in increasing motivation and quality of education. Jurnal Ilmiah Teunuleh, 3(2), 83–92. https://doi.org/10.51612/teunuleh.v3i2.88

Creswell, J. W., & Guetterman, T. C. (2019). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (6th ed.). New York: Pearson Education.

Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791

Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world change the world. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.

Hattie, J., & Zierer, K. (2019). Visible learning insights. London: Routledge.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah. Jakarta: Kemendikdasmen.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025, 17 Februari). Mendikdasmen tekankan peran deep learning dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia [Siaran pers No. 74/sipers/A6/II/2025]. Diakses dari https://smk.kemendikdasmen.go.id/berita/mendikdasmen-tekankan-peran-deep-learning-dalam-meningkatkan-kualitas-pendidikan-indonesia

Marzano, R. J. (2017). The new art and science of teaching. Bloomington, IN: Solution Tree Press.

McTighe, J., & Silver, H. F. (2020). Teaching for deeper learning: Tools to engage students in meaning making. Alexandria, VA: ASCD.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nieveen, N., & Folmer, E. (2013). Formative evaluation in educational design research. Dalam T. Plomp & N. Nieveen (Eds.), Educational design research: An introduction (hlm. 152–169). Enschede: SLO Netherlands Institute for Curriculum Development.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tomlinson, C. A., & Moon, T. R. (2013). Assessment and student success in a differentiated classroom. Alexandria, VA: ASCD.

Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). Understanding by design (Expanded 2nd ed.). Alexandria, VA: ASCD.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.