Analisis Pendapatan Usahatani Jagung pada Lahan Kering di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir

Main Article Content

Muhammad Ari Alfarisy
Nurilla Elysa Putri

Abstract

Pendapatan dalam usahatani adalah salah satu indikator ekonomi atau jumlah uang yang diperoleh dari hasil penjualan produk pertanian setelah dikurangi semua biaya produksi. Adapun faktor yang mempengaruhi pendapatan yaitu hasil panen, harga pasar, biaya produksi, skala usaha, pengelolaan, akses pasar. Dengan memperhatikan faktor tersebut petani dapat meningkatkan usahatani untuk mencapai keberlanjutan lebih baik. Jagung merupakan komoditi yang memiliki potensi besar sebagai bahan makanan pokok dan merupakan komoditas yang dapat meningkatkan pendapatan terutama di daerah pedesaan. uraian di atas mendorong peneliti untuk mengamati dan meneliti dengan analisis pendapatan usahatani jagung pada lahan kering di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1)untuk mengetahui pendapatan usahatani jagung pada lahan kering (2)untuk mengetahui produktivitas jagung pada lahan kering (3)untuk mengetahui hubungan produktivitas terhadap pendapatan petani jagung di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian mulai dilakukan pada bulan Oktober-Januari 2024. Metode yang digunakan dalam melakukan pengumpulan data yaitu metode survei dan observasi. Adapun metode penarikan contoh dalam penelitian yang dilakukan ini yaitu metode acak sederhana. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu rata-rata pendapatan petani jagung di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir yaitu sebesar Rp. 36.400.703/lg/thn dengan biaya produksi Rp. 9.959.297/lg/thn. Berdasarkan hasil penelitian produktivitas pada usahatani jagung ini yaitu Rp. 15.200/lg/thn. Hasil penelitian yang didapatkan untuk tingkat kekuatan hubungan antara produktivitas dengan pendapatan yaitu hubungannya kuat dengan nilai 0.538 < 0,05 dan dengan nilai signifikan sebesar 0,042 yang artinya berpengaruh nyata.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Amruddin, A., Priyanda, R., Agustina, T. S., Ariantini, N. S., Rusmayani, N. G. A. L., Aslindar, D. A., & Yuniati, I. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Penerbit Pradina Pustaka.

Anshori, M., & Iswati, S. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif (Edisi 1). Airlangga University Press.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Rev. ed.). Rineka Cipta.

Bumi Aksara. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif. Bumi Aksara.

Djaali. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif.

Michel, M. (2021). Analisis pendapatan usahatani jagung di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-Sosioekonomi, 17(3), 875–882. https://doi.org/10.35791/agrsosek.17.3.2021.36486

Nurlan, F. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif. CV Pilar Nusantara.

Santoso, I., & Madiistriyatno, H. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif. Indigo Media.

Sidabutar, P. Y. Y. (2013). Analisis usahatani jagung (Zea mays L.) di Desa Dorsoha Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://www.neliti.com/publications/184811/analisis-usahatani-jagung-zea-mays-di-desa-dosroha-kecamatan-simanindo-kabupaten

Sireme, D. L. A. U. (2014). Strategi pengembangan usahatani jagung di Kabupaten Dairi Kecamatan Tigalingga Desa Lau Sireme.

Sumaraw, V., Benu, O. L. S., & Rengkung, L. R. (2023). Analisis pendapatan usahatani jagung di Desa Pinaesaan Kecamatan Tompasobaru Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-Sosioekonomi, 19(1), 77–84. https://doi.org/10.35791/agrsosek.v19i1.45947