Dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Kondisi Psikologis Anak
Main Article Content
Abstract
Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan patologi sosial yang berdampak besar pada kondisi psikologis anak, di mana anak sering kali menjadi korban tidak langsung yang kurang mendapatkan perhatian. Lingkungan keluarga yang penuh konflik menyebabkan anak kehilangan rasa aman dan mengalami tekanan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak KDRT terhadap kondisi psikologis anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap seorang mahasiswi berusia 18 tahun di Kota Palangka Raya yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam dan observasi, yang kemudian dianalisis secara sistematis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami kekerasan verbal, psikologis, serta kekerasan fisik secara tidak langsung. Dampak psikologis yang ditimbulkan meliputi kecemasan, rasa takut, perasaan sedih dan tertekan, kesulitan komunikasi dengan orang tua, hingga penarikan diri dari lingkungan keluarga. Untuk menghadapi tekanan tersebut, partisipan menerapkan strategi koping yang cenderung menghindar (avoidance coping), seperti mencari dukungan dari teman sebaya dan menyibukkan diri dengan aktivitas di luar rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa KDRT memberikan konsekuensi jangka panjang terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak akibat disfungsi keluarga dalam menyediakan rasa aman.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Agustianti, R., Nussifera, L., Angelianawati, L., Meliana, I., Sidik, E. A., Nurlaila, Q., … Ikhram, F. (2022). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Tohar Media.
Amruddin, A., Priyanda, R., Agustina, T. S., Nyoman Sri Ariantini, N. S., Rusmayani, N. G. A. L., Aslindar, D. A., … Yuniati, I. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif.
Anshori, M., & Iswati, S. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif: Edisi 1. Airlangga University Press.
Darmawan, D. (2013). Metode penelitian kuantitatif. Retrieved from https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/pustaka/17997/metode-penelitian-kuantitatif.html
Fitrah, M. (2018). Metodologi penelitian: Penelitian kualitatif, tindakan kelas & studi kasus. CV Jejak (Jejak Publisher).
Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif. Bumi Aksara, 143.
Hidayat, T., Pramesty, J. A., Kusuma, P. K. G., Fadhillah, A., & Pertiwi, Y. W. (2024). Dampak kekerasan dalam rumah tangga terhadap psikologis anak. Afeksi: Jurnal Psikologi, 3(3), 25–31. https://doi.org/10.572349/afeksi.v3i3.2004
Larashati, L., & Soetikno, N. (2023). Gambaran kesehatan mental remaja yang terpapar KDRT. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 7(2). https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v7i2.6331.2023
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis. Sage Publications.
Permata, R. S. R. E. (2022). Dinamika perkembangan anak ditinjau dari dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Flourishing Journal, 2(9), 616–624. https://doi.org/10.17977/um070v2i92022p616-624
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suzanna, E., Hanifa, S., Siahaan, S. K. W., Azura, S., Setiyawati, K., Jannah, R., & Berutu, A. I. R. (2024). Kekerasan pada anak dalam keluarga. Journal of Psychology, 1(1), 33–37.
Yosep, I., Hikmat, R., & Mardhiyah, A. (2022). The impact of domestic violence on cognitive and psychological development of children: A scoping review. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 10(3). https://doi.org/10.24198/jkp.v10i3.2076