Analisis Framing Pemberitaan Media Kompas.com, Tempo.co.id, dan Republika.co.id terhadap Kinerja Setelah 100 Hari Kebijakan Presiden Prabowo Subianto
Main Article Content
Abstract
Perkembangan media online di Indonesia menjadikan portal berita daring sebagai sumber utama informasi politik sekaligus aktor yang membentuk realitas melalui pemilihan isu, penonjolan aspek tertentu, serta strategi penyajian berita. Pada 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto fase yang kerap dijadikan tolok ukur awal legitimasi, citra kepemimpinan, dan arah kebijakan narasi media berpotensi memengaruhi penilaian publik atas kinerja pemerintah. Penelitian ini bertujuan menganalisis framing pemberitaan Kompas.com, Tempo.co.id, dan Republika.co.id terhadap kebijakan pemerintah pada 100 hari pertama, sekaligus mengidentifikasi perbedaan konstruksi wacana antar media. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berparadigma konstruktivisme dengan metode analisis framing model Pan dan Kosicki (struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris). Data berupa teks berita kebijakan pada periode 20 Oktober 2024–20 Januari 2025 yang dikumpulkan melalui dokumentasi, diseleksi secara purposive, dan dianalisis untuk melihat penempatan aktor, alur 5W+1H, tema dominan, pilihan diksi, kutipan, serta elemen visual. Hasil menunjukkan ketiga media cenderung membangun narasi positif terhadap agenda kebijakan (misalnya Program Makan Bergizi Gratis), namun menampilkan fokus yang berbeda: Kompas.com membingkai isu secara administratif-prosedural (mekanisme, kesiapan anggaran, dan tantangan implementasi), Tempo.co.id menekankan framing strategis teknokratis (target terukur, legalitas, dan koordinasi antarlembaga), sedangkan Republika.co.id menonjolkan framing humanis-sentris (dampak langsung bagi penerima manfaat dan nilai kesejahteraan). Pada level retoris, Kompas lebih formal-informatif, Tempo lebih persuasif-kritis, dan Republika lebih emosional. Perbedaan framing ini memunculkan fragmentasi persepsi publik: keberhasilan tampak kuat pada dampak sosial lokal, namun masih parsial pada perencanaan administrasi dan strategi nasional.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adhyasta A, D. (2025). 100 hari Prabowo diwarnai kepuasan 80,9 persen rakyat: Begini reaksi parlemen.
Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58. 10.1111/j.1460-2466.1993.tb01304.x
Eriyanto. (2012). Analisis framing: Konstruksi, ideologi, dan politik media. Yogyakarta: LKiS.
Firmansyah. (2025). 100 hari Prabowo yang tidak meyakinkan. Jakarta: Tempo.
Hartati, H. (2024). Penggunaan gaya bahasa pada media berita online Kompas. Jurnal Ilmiah.
Holis, N. (2015). Diksi dan gaya bahasa dalam rubrik Catatan Pinggir Majalah Tempo: Tinjauan semantik.
Insani, A. Z. (2023). Analisis framing pemberitaan media online CNBC Indonesia.com dan Kompas.com mengenai dampak lingkungan pemindahan ibu kota negara. Journal of Social Science Research, 3(4), 2981–2993. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3806
Kamarck, E. (2021). The first 100 days: When did we start caring about them and why do they matter? Commentary.
Khairunikmah. (2025). 100 hari pemerintahan: Prabowo Subianto presiden pertama menuai demo mahasiswa. Jakarta: Tempo.
Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications. Lestari, R. D. (2017). Quality news dan popular news sebagai tren. Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 83–94. https://web.stanford.edu/class/comm1a/readings/krippendorf-ch1and4.pdf
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Munna, M. (2023). Kualitas bahasa jurnalistik pada media daring: Analisis penggunaan bahasa jurnalistik pada berita Republika.co.id.
Pupung, A. (2013). Persaingan tujuh portal berita online Indonesia berdasarkan analisis uses and gratifications. Jurnal Ilmu Komunikasi.
S. Ant, A. C. (2020). Teori agenda setting dan framing dalam media relations. Malang: Binus University.
Sasongko, A. (2025). Catatan 100 hari kerja pemerintahan Prabowo–Gibran. Jakarta: Republika.co.id.
Shaw, D. L., & McCombs, M. E. (1972). The agenda-setting function of mass media. Public Opinion Quarterly, 36(2), 176–187. https://www.jstor.org/stable/2747787
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suprobo, T., & Sari, R. S. (2014). Analisis framing media online dalam pemberitaan profil dan kebijakan Menteri Susi Pudjiastuti. Communication.
Yanas, R. (2019). Analisis framing pemberitaan debat kandidat calon presiden tahun 2019 di Harian Padang Ekspres. Jurnal Dakwah dan Komunikasi.