Daya Tarik, Minat dan Kepuasan Penonton Program Take Me Out di MNC TV bagi Remaja RW.01 Kelurahan Kalideres Jakarta Barat
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya tarik, minat dalam menonton, serta tingkat kepuasan penonton terhadap program reality show Take Me Out yang ditayangkan oleh MNC TV, khususnya pada kalangan remaja di RW 01 Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat. Program Take Me Out adalah tayangan hiburan berbasis pencarian pasangan yang menggabungkan unsur interaksi sosial, cerita romansa, dan hiburan yang santai, sehingga dianggap sesuai dengan sifat dan minat para remaja sebagai penonton aktif. Penelitian ini didasarkan pada teori Uses and Gratifications, yang menganggap audiens sebagai individu yang secara aktif memilih media untuk memenuhi berbagai kebutuhan mereka, seperti hiburan, pembentukan identitas pribadi, integrasi sosial, serta mencari pelarian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarluaskan kuesioner tertutup yang menggunakan skala Likert kepada 59 responden. Responden tersebut adalah remaja yang berusia antara 13 hingga 23 tahun dan tinggal di RW 01 Kelurahan Kalideres. Variabel dalam penelitian ini mencakup daya tarik tayangan, minat menonton, serta kepuasan penonton. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan tren jawaban dari responden, dan didukung oleh uji validitas serta reliabilitas instrumen yang digunakan. Penelitian menunjukkan bahwa program Take Me Out di MNC TV memiliki daya tarik yang tinggi di kalangan remaja, khususnya pada aspek materi dan konten, visualisasi serta teknik produksi, pembawa acara, dan cara penyampaiannya. Daya tarik tersebut berperan dalam munculnya minat untuk menonton yang ditunjukkan melalui perhatian, kesenangan, keterlibatan sukarela, motivasi yang berasal dari dalam, serta ikatan emosional. Selain itu, sebagian besar responden juga merasa puas setelah menonton program Take Me Out, terutama dalam memenuhi kebutuhan akan hiburan, interaksi sosial, identitas diri, serta kesenangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa daya tarik tayangan memiliki peran penting dalam meningkatkan minat menonton, yang pada akhirnya memengaruhi tingkat kepuasan penonton yang berusia remaja.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Awan, A. A. (2013). Pengaruh tayangan The Voice Indonesia di Indosiar terhadap minat menyanyi pada siswa SMAN 78 Jakarta Barat (Skripsi). Universitas Mercu Buana.
Baran, S. J., & Davis, D. K. (2012). Mass communication theory: Foundations, ferment, and future. Wadsworth Cengage Learning.
Blumler, J. G., & Katz, E. (1974). The uses of mass communications: Current perspectives on gratifications research. Sage Publications.
Irawan, H. (2002). 10 prinsip kepuasan pelanggan. Elex Media Komputindo.
Katz, E., Blumler, J. G., & Gurevitch, M. (1974). Utilization of mass communication by the individual. In J. G. Blumler & E. Katz (Eds.), The uses of mass communications: Current perspectives on gratifications research. Sage Publications.
Larwuy, S. (2021). Pengaruh tayangan Backpacker terhadap minat mahasiswa Universitas Mercu Buana berwisata ke luar negeri (Skripsi). Universitas Mercu Buana.
McQuail, D. (2010). McQuail’s mass communication theory (6th ed.). Sage Publications.
Putri. (2018). Minat mahasiswa terhadap tayangan reality show televisi (Skripsi). Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.
Rahmat. (2020). Pengaruh reality show terhadap gaya hidup remaja (Skripsi). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Salamah. (2019). Kepuasan penonton terhadap tayangan televisi. Jurnal Ilmu Komunikasi.
Setyobudi, I. (2005). Pengantar ilmu komunikasi. Graha Ilmu.
Shara, Y. P. (2017). Pengaruh tayangan Para Petualang Cantik terhadap minat mahasiswa dalam kegiatan alam bebas (Skripsi). Universitas Komputer Indonesia.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.