Pola Komunikasi Sosial antara Pelanggan Muslimah dan Waria Pekerja Salon di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
Main Article Content
Abstract
Keberadaan waria sebagai pekerja salon di tengah masyarakat mayoritas muslim menimbulkan dinamika sosial yang kompleks, khususnya dalam konteks komunikasi sosial antara pelanggan muslimah dan waria pekerja salon. Interaksi tersebut tidak hanya bersifat ekonomis, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai agama, norma sosial, identitas gender, serta stigma yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi sosial dan komunikasi interpersonal yang terbangun antara pelanggan muslimah dan waria pekerja salon, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan komunikasi yang muncul dalam interaksi tersebut di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif para informan. Informan penelitian berjumlah enam orang yang terdiri atas satu waria pekerja salon dan lima pelanggan muslimah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi sosial yang terbentuk bersifat campuran, yang mencakup interaksi sosial asosiatif berupa kerja sama, toleransi, dan hubungan fungsional, serta interaksi sosial disosiatif berupa kehati-hatian, pembatasan diri, dan jarak sosial yang dipengaruhi oleh nilai keagamaan dan norma kesopanan. Komunikasi interpersonal berlangsung secara verbal dan nonverbal, dengan penggunaan bahasa Indonesia, bahasa daerah, serta ekspresi nonverbal khas waria. Adapun hambatan komunikasi yang ditemukan meliputi hambatan psikologis berupa prasangka, hambatan sosiologis terkait relasi status sosial, hambatan antropologis akibat perbedaan bahasa, hambatan semantis dalam penyampaian pesan, serta hambatan mekanis yang disebabkan oleh kondisi lingkungan salon.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adler, R. B., & Proctor, R. F. (2014). Looking out, looking in (14th ed.). Cengage Learning.
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974–980. https://ummaspul.e-journal.id/maspuljr/article/view/3394
Agustianti, R., Nussifera, L., Angelianawati, L., Meliana, I., Sidik, E. A., Nurlaila, Q., & Ikhram, F. (2022). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Tohar Media. https://books.google.com/books?id=giKkEAAAQBAJ
Baharuddin, R. (2024). Stereotipe pada waria dalam persepsi masyarakat Muslim di Desa Bassiang Kecamatan Bupon (Doctoral dissertation, IAIN Palopo). IAIN Palopo. https://repository.uinpalopo.ac.id/id/eprint/10208/
Basit, L., & Kom, M. I. (2022). Lensa gender di media massa: Meta-analisis politisi perempuan. UMSU Press. https://books.google.com/books?id=hnyHEAAAQBAJ
Boshear, W. C., & Albrecht, K. G. (1998). Understanding people: Models and concepts. Pfeiffer & Company.
Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif. Bumi Aksara.
Hidayat, A. G., Haryati, T., & Rosdiana, R. (2021). Waria dalam perspektif masyarakat di Desa Timu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima (ditinjau dari aspek fenomenologis). Jurnal Pendidikan IPS, 11(1), 40–47. https://doi.org/10.37630/jpi.v11i1.440
Masrukhin, H. (2014). Metodologi penelitian kualitatif. Media Ilmu Press. https://books.google.com/books?id=OtKREAAAQBAJ
Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif. Universitas Negeri Jakarta. https://lib.unj.ac.id/slims2/index.php?p=show_detail&id=1832
Muhadjir, N. (1996). Metodologi penelitian kualitatif. Rake Sarasin. http://library.stik-ptik.ac.id:8080/detail?id=8575&lokasi=lokal
Purnasari, N. (2021). Metodologi penelitian. Guepedia. https://books.google.com/books?id=TrZKEAAAQBAJ
Rosyidin, M. A. (2023). Liberalisme dan konservatifisme dalam kajian Islam Indonesia. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam.
(Silakan lengkapi volume, nomor, dan halaman jika tersedia).
Rukin. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia. https://books.google.com/books?id=GyWyDwAAQBAJ
Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia. https://books.google.com/books?id=PinKEAAAQBAJ
Zuhri, A. M. (2022). Islam moderat: Konsep dan aktualisasinya dalam dinamika gerakan Islam di Indonesia. Academia Publication.