Menelusuri Pengaruh Ketaatan Agama terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa di Universitas Bina Nusantara

Main Article Content

Brigita Meys Sumule
Brigitta Prameswari S
I Made Wira Marciano W
Muhammad Ilham Yusuf
Putri Irma Yulia

Abstract

Ketaatan beragama merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter dan perilaku mahasiswa yang berpotensi memengaruhi aktivitas belajar di perguruan tinggi. Selain berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan spiritual, praktik keagamaan dan internalisasi nilai-nilai religius diyakini dapat membentuk motivasi intrinsik, kedisiplinan, serta regulasi diri yang berkontribusi terhadap keberhasilan akademik. Namun demikian, pengaruh ketaatan beragama terhadap aktivitas belajar mahasiswa bersifat kompleks dan beragam, sehingga perlu dikaji secara mendalam dalam konteks pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri pengaruh ketaatan beragama terhadap aktivitas belajar mahasiswa di Binus University, khususnya dalam aspek motivasi belajar, disiplin akademik, strategi belajar dan manajemen waktu, ketekunan, serta fokus dalam perkuliahan, dengan mempertimbangkan perbedaan latar belakang jurusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Subjek penelitian adalah mahasiswa aktif Binus University yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik yang meliputi proses reduksi data, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketaatan beragama secara umum memberikan pengaruh positif terhadap aktivitas belajar mahasiswa. Pengaruh tersebut tampak dalam terbentuknya ketenangan batin, peningkatan motivasi intrinsik, kedisiplinan, serta konsistensi belajar. Praktik keagamaan seperti ibadah rutin dan meditasi membantu mahasiswa mengelola stres, meningkatkan fokus, serta menyusun strategi belajar yang lebih terstruktur. Namun, intensitas dan bentuk pengaruh ketaatan beragama bervariasi antar mahasiswa dan dipengaruhi oleh karakteristik jurusan serta dinamika aktivitas akademik masing-masing. Temuan ini menegaskan bahwa ketaatan beragama berperan sebagai faktor pendukung dalam meningkatkan kualitas aktivitas belajar mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Abdullah, R. (2021). Pengaruh dukungan sosial terhadap keterlibatan akademik mahasiswa di perguruan tinggi. Graha Ilmu.

Al-Mutawa, S., & Khabbache, M. (2023). Spiritual well-being and academic performance among university students: A global study. Journal of Educational Psychology, 115(2), 245–260. https://doi.org/10.1037/edu0000721

Amalia, F., & Latifa, N. (2021). Religiosity and self-determination in higher education students. Journal of Psychology and Education, 9(3), 112–125. https://ipai.upi.edu/publikasi-artikel-jurnal-dosen-pai-upi/

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak.

Ariani, R. (2021). Religiusitas dan pengaruhnya terhadap motivasi dan kinerja akademik mahasiswa. Pustaka Akademika.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2020). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.

Hartono. (2019). Metodologi penelitian. Zanafa Publishing.

Hidayah, S. (2016). Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Indrasakti Riau.

Iskandar, D. (2022). Metodologi penelitian kualitatif: Petunjuk praktis untuk penelitian lapangan, analisis teks media, dan kajian budaya. Maghza Pustaka.

Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.

Muhadjir, N. (1996). Metodologi penelitian kualitatif.

Rahman, A., & Yusuf, M. (2020). The balance of religious activities and academic productivity among college students. Indonesian Journal of Educational Research, 4(1), 55–68.

Rukin. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.

Salleh, N., & Zain, R. (2022). Academic self-efficacy and religious commitment among university students. Asian Journal of Education and Social Studies, 25(1), 15–29. https://doi.org/10.9734/ajess/2022/v25i130602

Salim, S., & Syahrum, S. (2012). Metodologi penelitian kualitatif.

Santoso, D., Ishaq, M., & Bustami, R. (2022). The role of motivation and self-regulation in college learning activities. Journal of Higher Education Studies, 7(4), 310–322. https://repository.unair.ac.id/view/type/article.html

Satori, D., & Komariah, A. (2009). Metodologi penelitian kualitatif.

Suprayitno, D., Ahmad, A., Tartila, T., & Aladdin, Y. A. (2024). Metodologi penelitian kualitatif: Teori komprehensif dan referensi wajib bagi peneliti. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Sutarjo, W., & Wahyudi, T. (2021). Religious commitment and self-regulated learning as predictors of academic achievement in Indonesian students. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 99–108.

Zimmerman, B. J., & Schunk, D. H. (2021). Handbook of self-regulation of learning and performance (2nd ed.). Routledge.