ANALISIS REPRESENTASI NILAI SOSIAL DALAM FILM KUNG FU HUSTLE KARYA STEPHEN CHOW
Keywords:
Representasi, Nilai Sosial, Film Kung Fu HustleAbstract
Kung Fu Hustle mengisahkan tentang seorang pengangguran bernama Sing yang bercita-cita menjadi anggota Geng Kapak, geng paling ditakuti di wilayahnya. Setelah kesuksesan komersial Shaolin Soccer, perusahaan produksi Stephen Chow, Star Overseas, mulai mengembangkan Kung Fu Hustle bersama Columbia Pictures Asia pada tahun 2002. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi nilai-nilai sosial dalam film Kung Fu Hustle karya Stephen Chow. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika sebagai teknik analisis data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis visual dan dokumentasi, dengan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan interpretasi terhadap adegan dan dialog dalam film, ditemukan bahwa Kung Fu Hustle menyampaikan pesan moral yang kuat mengenai transformasi diri, keberanian, solidaritas, dan perjuangan melawan ketidakadilan. Karakter Sing mengalami perkembangan signifikan dari pribadi yang egois dan pengecut menjadi tokoh yang rela berkorban demi kebaikan bersama. Selain itu, film ini juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap yang lemah, kekuatan persatuan, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi rintangan. Secara keseluruhan, Kung Fu Hustle menggambarkan bahwa dengan keberanian, tekad, dan kepedulian terhadap sesama, seseorang dapat menciptakan perubahan positif bagi dirinya maupun lingkungan sosialnya.
Downloads
References
Alamsyah, F. F. (2020). Representasi, ideologi dan rekonstruksi media. Al-I’lam: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 3(2), 92–99. https://doi.org/10.31764/jail.v3i2.2540
Alya, S. S. H., Pranaiswari, S. P., Maharawi, T., Permata, A. A. C., & Wiyata, W. (2025). Belajar Komunikasi dan empati melalui Film Jumbo dan Inovasi Promosi Wisata Indonesia melalui Industri Kreatif. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 3(2), 269–275. https://doi.org/10.47861/tuturan.v3i2.1868
Dumas, R. (2009). Kung Fu Production for Global Consumption: The Depoliticization of Kung Fu in Stephen Chow’s Kung Fu Hustle. Style, 43(1), 65–85. https://www.researchgate.net/publication/299001176_Kung_Fu_Production_for_Global_Consumption_The_Depoliticization_of_Kung_Fu_in_Stephen_Chow's_Kung_Fu_Hustle
Felenditi, D. (2010). Paternalisme Dalam Tindakan Medis. Jurnal Biomedik: JBM, 2(3). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/biomedik/article/view/1195
Guatri, G. (2023). Analisis Representasi Visual: Kajian Kekerasan Simbolik dalam Film. Journal of Religion and Film, 2(2), 293–312. https://jrf.dakwah.uinjambi.ac.id/index.php/JRF/article/view/21
Iswidayanti, S. (2007). Fungsi mitos dalam kehidupan sosial budaya masyarakat pendukungnya (The function of myth in social cultural life of its supporting community). Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 8(2). https://journal.unnes.ac.id/nju/harmonia/article/view/790
Klein, C. (2007). Kung Fu Hustle: Transnational production and the global Chinese-language film. Journal of Chinese Cinemas, 1(3), 189–208. https://doi.org/10.1386/jcc.1.3.189_1
Luthfi, A. (2017). Pendidikan Seni Film dan Televisi Menjadi Penggerak Industri Ekonomi Kreatif. Rekam: Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, 13(2), 99–106. https://doi.org/10.24821/rekam.v13i2.1933
Nisma Iriani, S. E., Dewi, G. A. K. R. S., Sudjud, S., Talli, A. S. D., MM, S., Surianti, S. P., Adm, M., Setyowati, R. D. N., Lisarani, V., & MM, A. M. (2022). Metodologi penelitian. Rizmedia Pustaka Indonesia.
Nurmaesah, N. (2021). Peningkatan Pembelajaran Matematika Pada Materi Ajar Operasi Bilangan Bulat Melalui Metode Demonstran. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 6(2). http://i-rpp.com/index.php/jpp/article/view/1300
Pranata, I. K. E., Sindu, I. G. P., & Putrama, I. M. (2019). Film Dokumenter Seni Lukis Wayang Kamasan Klungkung Bali. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika: JANAPATI, 8(2), 142–153. https://doi.org/10.23887/janapati.v8i2.17757
Purnasari, N. (2021). Metodologi penelitian. Guepedia.
Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.
Salim, S., & Syahrum, S. (2012). Metodologi penelitian kualitatif.
Satori, D., & Komariah, A. (2009). Metodologi penelitian kualitatif. https://opac.lib.isi.ac.id/index.php?p=show_detail&id=3186
Septiana, Y., & Jailani, M. (2019). Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Ekonomi dengan Menggunakan Model Student Team Achievement Division (STAD) pada Kelas X di SMA Negeri 1 Katingan Hilir. Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 4(2), 33–40. https://journal.umpr.ac.id/index.php/neraca/article/view/703/652
Srinivas, S. V. (2005). Kung Fu Hustle: A note on the local. Inter-Asia Cultural Studies, 6(2), 289–295. https://doi.org/10.1080/14649370500066001
Wahyuningsih, S. (2019). Film Dan Dakwah: Memahami Representasi Pesan-Pesan Dakwah Dalam Film Melalui Analisis Semiotik. Media Sahabat Cendekia.
Xu, G. (2005). The Gongfu of Kung Fu Hustle. https://www.synoptique.ca/_files/ugd/811df8_f0658fa8ee0f48db872bea863eff7203.pdf#page=6
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wiki, Juliana Kurniawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









