Peran Public Relations dalam Membangun Citra Baru PT Pos Indonesia Pasca Rebranding menjadi PosIND di Era Digital

Authors

  • Gita Abdul Universitas esa unggul Author
  • Ballian Siregar Universitas Esa Unggul Author

Keywords:

Citra Perusahaan, Era Digital, PosIND, Public Relations, Rebranding

Abstract

Transformasi PT Pos Indonesia menjadi PosIND merupakan upaya perusahaan memperkuat citra sebagai penyedia layanan logistik yang modern dan terintegrasi di era digital. Namun, penerapan identitas baru belum sepenuhnya konsisten antara kanal digital dan kondisi fisik kantor cabang, sementara sebagian masyarakat masih lebih mengenal identitas lama PT Pos Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran public relations PT Pos Indonesia Kantor Cabang Cikarang MM2100 dalam membangun citra perusahaan setelah rebranding menjadi PosIND. Penelitian menggunakan paradigma post-positivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, observasi langsung, observasi website dan media sosial, serta dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa public relations menjalankan empat peran utama, yaitu Expert Prescriber, Communication Facilitator, Problem Solving Process Facilitator, dan Communication Technician. Keempat peran tersebut terintegrasi dalam memberikan rekomendasi komunikasi, menjembatani hubungan perusahaan dengan publik, mengevaluasi respons pelanggan, serta memproduksi dan mendistribusikan pesan. Identitas PosIND telah diterapkan secara aktif pada kanal digital, tetapi unsur identitas lama masih ditemukan di kantor cabang. Pelanggan mulai memandang PosIND sebagai perusahaan yang lebih modern dan profesional, meskipun nama PT Pos Indonesia masih lebih dikenal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Broom, G. M., & Sha, B. L. (2013). Cutlip and Center’s effective Public relations (11th ed.). Boston, MA: Pearson.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Febriani, E., Saputro, G. E., Dharmawan, R., & Chelsie, S. P. (2025). Shifting roles of Public relations professionals in Artificial Intelligence technology era: Case study of XY PR and digital agency. Jurnal ASPIKOM, 9(2), 333–344. doi:10.24329/aspikom.v9i2.1585.

Hilary, D. (2025). Strategi branding perubahan identitas PT Pos Indonesia menjadi PosIND sebagai upaya menuju BUMN logistik modern. Indonesian Journal of Digital Public relations, 3(2), 111–119. doi:10.25124/ijdpr.v3i1.8463.

Lisawanto, L., Mantri, Y. M., Yusuf, R., & Mohdari, M. (2023). Digitalisasi PT Pos dalam meningkatkan kepuasan pelanggan PT Pos Indonesia. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 7(1), 667–671. doi:10.33087/ekonomis.v7i1.1072.

Muharromah, I., Yusuf, Y., & Utami, P. (2024). Inovasi pelayanan melalui aplikasi Pos Aja sebagai upaya menjaga daya saing jasa pengiriman barang di PT. Pos Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(2), 467–476. doi:10.5281/zenodo.10491387.

Najmi, M. F., & Dewanto, I. S. (2024). Perancangan brand activation Pos IND. FAD, 3(2).

Pos Indonesia. (2023, November 16). Peresmian POS IND: Pos Indonesia Integrated National Distribution. PT Pos Indonesia (Persero).

Saogo, W. P., Yanti, S., & Mursal, M. (2024). Pengaruh kualitas layanan, kualitas informasi, dan presepsi harga terhadap kepuasan pelanggan (Studi kasus pada pengguna aplikasi Pos Aja! PT. Pos Indonesia Cabang Batam). Zona Manajerial: Program Studi Manajemen (S1) Universitas Batam, 14(2), 94–107. doi:10.37776/zonamanajer.v14i2.1552.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif, dan konstruktif (Edisi ke-3). Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-09-15