Analisis Nilai Moral dan Pesan Pendidikan Karakter dalam Cerpen “Mengapa Beo Selalu Menirukan Suara” Karya Maria Erliza

Authors

  • Juniar Umasugi Institut Sains dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara Author
  • Sarmina Ati Institut Sains dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara Author

Keywords:

Cerpen Anak, Nilai Moral, Pendidikan Karakter, Sastra Anak, Analisis Isi

Abstract

Sastra anak berperan penting sebagai media pendidikan nilai yang menyenangkan bagi anak-anak, tetapi kajian mendalam terhadap muatan nilai moral pada cerpen anak populer masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai moral dan pesan pendidikan karakter dalam cerpen “Mengapa Beo Selalu Menirukan Suara” karya Maria Erliza serta menjelaskan relevansinya bagi pembentukan kepribadian anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data primer berupa teks cerpen dianalisis melalui pembacaan berulang, klasifikasi adegan dan dialog bermuatan nilai, interpretasi makna, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini memuat nilai moral berupa sikap menghargai usaha dan hasil karya orang lain, tanggung jawab dan disiplin waktu, kerendahan hati, serta kesadaran atas konsekuensi perbuatan, yang direpresentasikan melalui kontras sikap tokoh Beo dengan hewan-hewan lain di hutan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pesan pendidikan karakter berupa toleransi, tanggung jawab, kejujuran, dan manajemen waktu yang relevan diterapkan dalam pembelajaran di sekolah maupun lingkungan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa cerita anak yang sederhana dapat menjadi wahana efektif penanaman nilai moral tanpa kesan menggurui, sekaligus melengkapi kajian terdahulu tentang fungsi edukatif sastra anak dengan menunjukkan bagaimana teknik penokohan fabel secara spesifik membangun pesan moral tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahmat Fathoni. (2006). Metodologi penelitian dan teknik penyusunan skripsi. Jakarta: Rineka Cipta.

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974–980. Diambil dari https://ummaspul.e-journal.id/maspuljr/article/view/3394

Agustianti, R., Nussifera, L., Angelianawati, L., Meliana, I., Sidik, E. A., Nurlaila, Q., Simarmata, N., Himawan, I. S., Pawan, E., & Ikhram, F. (2022). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Klaten: Tohar Media. Diambil dari https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=giKkEAAAQBAJ

Arifin, M. Z. (2019). Nilai moral karya sastra sebagai alternatif pendidikan karakter (Novel Amuk Wisanggeni karya Suwito Sarjono). Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 3(1), 30–40. https://doi.org/10.25157/literasi.v3i1.1953

Didipu, H., & Masie, S. R. (2020). Sastra anak: Apresiasi, kajian, dan pembelajarannya. Gorontalo: Ideas Publishing.

Djam'an Satori, & Komariah, A. (2011). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Erliza, M. (n.d.). Mengapa beo selalu menirukan suara. Majalah Bobo.

Fitrah, M. (2018). Metodologi penelitian: Penelitian kualitatif, tindakan kelas & studi kasus. Sukabumi: CV Jejak (Jejak Publisher).

Irfan, M., Julkifli, & Rahmawati, Y. (2025). Analisis pengaruh pembelajaran sastra terhadap pengembangan empati dan karakter siswa SMP. JIIBAS: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.66371/jiibas.v1i1.19

Nurgiyantoro, B. (2013). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Shobirin, M. (2018). Upaya penanaman nilai-nilai pendidikan karakter melalui pembelajaran karya sastra di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.30659/pendas.5.1.1-10

Wibowo, A. (2012). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2026-06-15