Hubungan Peran Orang Tua dengan Kepatuhan Kunjungan  Posyandu Anak Usia 12–59 Bulan di Posyandu Anggrek RT 02 Cihideung

Authors

  • Indri Novianti Universitas Murni Teguh Author

Keywords:

Peran Orang Tua, Kepatuhan, Kunjungan Posyandu, Balita

Abstract

Posyandu merupakan layanan kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat yang berperan penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya balita. Namun, tingkat kepatuhan kunjungan balita ke Posyandu masih bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor peran orang tua. Peran orang tua yang optimal, terutama dalam pengasuhan dan pemantauan kesehatan anak, menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan Posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orang tua dengan kepatuhan kunjungan Posyandu pada anak usia 12–59 bulan di Posyandu Anggrek RT 02 Cihideung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain non-eksperimen studi korelasi dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 12–59 bulan dan melakukan kunjungan ke Posyandu Anggrek, berjumlah 97 responden dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki peran orang tua kategori tinggi (74%) dan tingkat kepatuhan kunjungan Posyandu yang baik (68,8%). Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan signifikan antara peran orang tua dan kepatuhan kunjungan Posyandu dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik peran orang tua, semakin tinggi kepatuhan kunjungan anak ke Posyandu. Terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dan kepatuhan kunjungan Posyandu pada anak usia 12–59 bulan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan keterlibatan orang tua dalam kegiatan Posyandu sebagai upaya pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agun, P. S., Ndoen, E. M., Studi, P., Masyarakat, K., Masyarakat, F. K., & Cendana, N. (2023). Dukungan Kader dan Ibu Balita Terhadap Kegiatan Pelayanan Posyandu Balita di Kelurahan Liliba Kota Kupang. 2(4), 989–1004. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i4.2562

Deviana, D. (2021). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Membawa Balita Ke Posyandu Danau Indah Punggur I Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabil. Jurnal Penelitian Kebidanan, 2(1), 35–48. https://doi.org/10.52999/jpkebidanan.v2i1.135

Hartini, S., Winarsih, B. D., Sunarsih, S., & Keperawatan, S. I. (2023). 40, 109–120.https://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/35507/1/PROSIDING%20PRE-CONFERENCE%20ICSDH%202023_020224.pdf

Kora, F. T., Khoeriyah, S. M., & Monika, R. (2022). Optimalisasi peran serta orang tua dan kader dalam kegiatan Posyandu Balita selama pandemi COVID-19. Pengabdian Masyarakat Cendekia (PMC), 1(2), 35–39. https://doi.org/10.55426/pmc.v1i2.201

M. Burhan Bungin. (2005). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Kencana.

Pandia, W. S. S., Psikolog, D. A. H., & Psikolog, Y. W. (2022). Menilik Lebih Dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Peran Orang Tua, Guru, dan Institusi. PT Kanisius. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=1j12EAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA5&dq=Dalam+konteks+ini,+peran+orang+tua+sebagai+pengasuh,+pendidik,+dan+pelindung+menjadi+faktor+penting+bagi+perkembangan+anak.+Ketika+peran+ini+tidak+dijalankan+dengan+optimal,+anak+dapat+mengalami+hambatan+perkembangan+yang+berdampak+pada+kemampuan+penyesuaian+diri+di+tahap+belajar+selanjutnya&ots=oVdbbClfi-&sig=5d0aAXq17bJ-M2Fw0584gmnpqSw

Parhan, M., & Kurniawan, D. P. D. (2020). Aktualisasi peran ibu sebagai madrasah pertama dan utama bagi anak di era 4.0. JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education), 4(2), 157. http://dx.doi.org/10.32934/jmie.v4i2.193

Prajitno, S. B. (2013). Metodologi penelitian kuantitatif. Jurnal. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati.(Tersedia Di Http://Komunikasi. Uinsgd. Ac. Id), 1–29.

Rumiatun, D., & Mawadah, D. S. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Ibu Balita Ke Posyandu Di Desa Mekarsari Kabupaten Lebak Provinsi Banten Tahun 2016. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 4(1), 50–58. https://doi.org/10.36743/medikes.v4i1.70

Santoso, I., & Madiistriyatno, H. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif. Indigo Media. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=bRFTEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR1&dq=metodologi+penelitian+kuantitatif&ots=4k-BqjtYPi&sig=LmoYV2PTkHu9xBMlcXXlbOzVnEE

Soesana, A., Subakti, H., Karwanto, K., Fitri, A., Kuswandi, S., Sastri, L., Falani, I., Aswan, N., Hasibuan, F. A., & Lestari, H. (2023). Metodologi penelitian kuantitatif. https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/4881/1/Anisa%20Buku%20Metodologi%20Penelitian%20Kuantitatif.pdf

Sudaryana, B., & Agusiady, H. R. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Deepublish. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=M7NNEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=metodologi+penelitian+kuantitatif&ots=lFUYfOcAcv&sig=XOu_-ArXbSHcgjxF0Sf2_5ivjXg

syah Hidayah. (2016). Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Indrasakti Riau.

Downloads

Published

2025-11-15