HUBUNGAN STATUS KARIES GIGI DENGAN STATUS GIZI PADA MURID SEKOLAH DASAR KEMALA BHAYANGKARI KOTA BANDA ACEH
Keywords:
Status Karies, Gigi Status, Gizi Anak Sekolah Dasar, Kesehatan Gigi dan MulutAbstract
Anak yang menderita karies gigi mudah kehilangan nafsu makan dan mengalami penurunan dalam komsumsi makan, menyebabkan asupan gizi yang di terima menjadi tidak terkecukupi. Ketidakseimbangan asupan gizi dalam jangka waktu yang panjang dapat mempengaruhi terjadinya perubahan pada jaringan massa tubuh yang akan berdampak pada status gizi anak. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan penulis terhadap 10 orang anak ditemukan 9 orang anak terdapat karies gigi di dalam rongga mulutnya sedangkan 1 orang anak bebas karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan status karies gigi dengan status gizi pada murid Sekolah Dasar Kemala Bhayangkari Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional melalui pemeriksaan status karies gigi dan status gizi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh murid yang terkena karies gigi di Sekolah Dasar Kemala Bhayangkari Kota Banda Aceh yang jumlah 78 orang anak dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Dan analisa data penelitian ini menggunakan uji Chi-Square melalui program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa status karies gigi paling banyak pada kategori tinggi yaitu sebanyak 22 orang murid (28%), dan status gizi yang paling banyak pada kriteria gizi kurang yaitu sebanyak 50 orang murid (64%). Serta status karies gigi pada kategori tinggi dengan status gizi dalam kategori gizi kurang yaitu sebanyak 19 orang murid (24%). Berdasarkan hasil uji statistik bahwa nilai p = 0,02 (p<0,05) dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara status karies gigi dengan status gizi pada murid.
Downloads
References
Afrinis, N., Indrawati, I., & Fazirah, N. (2020). Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian karies gigi anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 763–771. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.668
Alamsyah, D., Mexitalia, M., Margawati, A., Hadisaputro, S., & Setyawan, H. (2017). Beberapa faktor risiko gizi kurang dan gizi buruk pada balita 12-59 bulan (studi kasus di kota Pontianak). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 2(1), 46–53. https://doi.org/10.14710/jekk.v2i1.3994
Amalia, R. (2021). KARIES GIGI: Perspektif Terkini Aspek Biologis, Klinis, dan Komunitas. Ugm Press.
Fankari, F. (2018). Hubungan Tingkat Kejadian Karies Gigi Dengan Status Gizi Anak Usia 6-7 Tahun Di SD Inpres Kaniti Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Jurnal Info Kesehatan, 16(1), 32–43. https://jurnal.poltekkeskupang.ac.id/index.php/infokes/article/view/167
Fathinah, N., & Yuniarti, Y. (2020). Ibnusantosa, hubungan antara status karies gigi dengan status gizi pada anak usia 6-7 tahun di SDN 008 Mohamad Toha Kota Bandung. Prosiding Pendidikan Dokter, 482–487.
Hikmawati, F. (2020). Metodologi penelitian. Rajawali Press. https://digilib.uinsgd.ac.id/31676/1/Metodologi%20Penelitian.pdf
Ibrahim, J. (2006). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Malang: Bayumedia Publishing, 57(11).
Ismayani, A. (2019). Metodologi penelitian. Syiah Kuala University Press.
Jyoti, N. P. C. P., Giri, P. R. K., Handoko, S. A., Kurniati, D. P. Y., & Rahaswanti, L. W. A. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku ibu dalam merawat gigi anak terhadap kejadian karies anak di TK Titi Dharma Denpasar. Bali Dental Journal, 3(2), 96–102. https://doi.org/10.51559/bdj.v3i2.34
Navisah, M., & Nuraskin, C. A. (2024). Hubungan Status Karies Gigi dengan Status Gizi pada Anak Tk Satu Atap di Kabupaten Aceh Besar. Inovasi Kesehatan Global, 1(3), 28–32. https://doi.org/10.62383/ikg.v1i3.614
Ramadini, P. A. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Animasi Islami Terhadap Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Anak Usia Sekolah [PhD Thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang]. http://repository.unissula.ac.id/26759/
Ramdhanie, G. G., Pratiwi, S. H., & Agustin, A. (2022). Status gizi pada anak usia sekolah yang mengalami karies gigi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2251–2257. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1934
Ratnasari, R., Gultom, E., & Andriyani, D. (2017). Tingkat keparahan karies dan status gizi pada anak sekolah usia 7–8 tahun. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 10(1), 33–37. https://doi.org/10.26630/jkep.v10i1.314
Salsabila, A. (2023). Hubungan Tingkat Keparahan Karies Gigi Dengan Status Gizi Pada Anak Usia 8-9 Tahun Di Sdn 10 Sungai Sapih Kota Padang [PhD Thesis]. Universitas Baiturrahmah.
Sari, N. M. I. P. (2022). Gambaran Status Gizi Pada Anak Usia 6-12 Tahun Dengan Diare Di Uptd Puskesmas Baturiti Ii Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan Tahun 2022 [PhD Thesis, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Keperawatan 2022]. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/8980/
Wahyudi, D. D., Yuliwar, R., & Maemunah, N. (2017). Perbedaan status gizi pada anak Sekolah Dasar yang terkena karies gigi dan tidak karies gigi di Sekolah Dasar Negeri Sumber Sekar 01 Kecamatan Dau Kota Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(1). https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/146
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muharlina Muharlina, Cut Aja Nuraskin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









