Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Konseling untuk Mencegah Perilaku Bullying di Sekolah
Main Article Content
Abstract
Perilaku bullying di sekolah merupakan persoalan yang cukup serius karena dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan moral peserta didik. Untuk mengatasinya, diperlukan pendekatan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek psikologis, tetapi juga memperhatikan pembinaan nilai-nilai spiritual dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana penerapan nilai-nilai Islam dalam layanan konseling dapat berperan dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah. Nilai-nilai Islami seperti kasih sayang (ramah), saling menghormati (ta’zim), tolong-menolong (ta’awun), dan keadilan (‘adl) menjadi landasan dalam proses konseling agar siswa memiliki pemahaman mendalam tentang pentingnya akhlakul karimah dalam hubungan sosial. Melalui pendekatan konseling berbasis Islam, guru bimbingan konseling berperan dalam menumbuhkan kesadaran moral, mengurangi perilaku agresif, serta menanamkan empati dan rasa tanggung jawab sosial pada diri peserta didik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan konseling yang berlandaskan nilai-nilai Islam secara berkelanjutan mampu menciptakan suasana sekolah yang kondusif, menekan perilaku bullying, serta membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan berkepribadian sosial yang baik.