Peran Guru sebagai Pembimbing dalam Pelaksanaan Bimbingan Konseling di Sekolah Menengah

Main Article Content

Syifa Ullinnas
Hamzah Irfanda

Abstract

Bimbingan dan konseling (BK) adalah komponen penting dalam sistem pendidikan di sekolah, yang bertujuan untuk membantu siswa dalam mengembangkan diri, memahami lingkungan sekitar, serta mengatasi berbagai masalah yang bersifat pribadi, sosial, akademis, maupun karier. Dalam implementasinya, guru memiliki peranan krusial tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pembimbing yang aktif mendukung kegiatan BK di sekolah menengah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis fungsi guru sebagai pembimbing dalam penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling di sekolah menengah, mencakup peran, tanggung jawab, dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari guru dan konselor di beberapa sekolah menengah. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, motivator, mediator, serta evaluator dalam proses bimbingan dan konseling. Meskipun demikian, ada beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu, kekurangan pelatihan profesional, dan minimnya koordinasi dengan guru BK. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan guru melalui pelatihan dan kerja sama antara guru mata pelajaran dan guru bimbingan dan konseling  sangat penting untuk mengoptimalkan peran guru sebagai pembimbing.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles